Perbandingan Strategi SEO dan SEM, Bagus Mana?

Apa itu SEM? Perbedaan dan Perbandingan strategi SEO dan SEM.

98% blogger senior tidak asing dengan kata istilah SEO, SMM, SEM, SMO dan berbagai istilah lainnya.

Di dalam seminar atau workshop SEO blogging pun, para praktisi sering menggunakan berbagai istilah blog ini.

Masalahnya, dari berbagai referensi yang saya temukan, masih banyak yang menyamakan bahwa SEO dan SEM itu sama. Kenyataannya? Sangat berbeda. Dari segi tujuan, sama. Dari segi strategi, berbeda.

Pada dasarnya, baik itu strategi SEM dan SEO, sama-sama bertujuan meningkatkan visibilitas, pengunjung situs, maupun nilai jual produk.

Perbandingan Strategi SEO dan SEM, Bagus Mana?

Salah satu manfaatnya adalah semakin banyak pengunjung yang di peroleh, maka semakin besar nilai Page dan Domain Authority sebuah situs.

Ketika sebuah situs mendapatkan Page dan Domain Authority dengan nilai tinggi, maka nilai jual situsnya pun memiliki harga yang sangat tinggi.

Perbandingan SEO dan SEM, Bagus Mana?


SEO adalah serangkaian taktis guna meningkatkan visibilitas situs di hasil mesin pencari. Selain itu, tujuan SEO adalah mengarahkan lalu lintas berkualitas tinggi ke situs sobat, mengungguli pesaing, dan mengonversi pendatang.

SEO terbagi dalam 2 teknik yang berbeda; SEO On Page dan SEO Off Page. Kedua teknik ini harus dikombinasikan guna mendapatkan hasil yang optimal.

Pengertian SEM adalah Search Engine Marketing; strategi pemasaran konten, produk, artikel atau situs dengan mengandalkan PPC dan iklan (promosi) guna mendapatkan trafik melimpah dalam waktu cepat.

Saya ingin bertanya kepada sobat, pilih mana, apakah menggunakan strategi SEO atau strategi SEM untuk mendapatkan trafik banyak? Mengapa dan apa alasannya?

Namun, apabila sobat bertanya kepada saya, saya akan memilih SEM. Kenapa SEM? Kenapa tidak dengan strategi SEO?

Begini, SEM itu mengandalkan PPC (bayar per klik) dan promosi untuk memperoleh visibilitas pengunjung; praktisnya, posisi kita di sini, sama halnya dengan Advertiser (pengiklan).

Sebagai contoh, sobat punya produk korek api Zippo, karena ingin meningkatkan penjualan, maka mau tidak mau sobat harus memperkenalkan produk sobat kepada khalayak orang, kan?

Salah satu cara cepat meningkatkan penjualan korek api Zippo tersebut, tentu saja dengan mengandalkan PPC atau promosi. Bagaimana caranya? Dengan mengandalkan Google AdWords.

Tidak punya rekening? Tidak tahu cara bermain Google AdWords? Cari situs yang ramai dikunjungi, situs yang mayoritasnya dikunjungi anak muda dan bapak-bapak.

Silakan promosikan produk sobat di situs tersebut. Percaya atau tidak, dalam beberapa hari ke depan, penjualan produk sobat akan meningkat secara drastis.

Kalau produk sobat, -- korek api Zippo punya situsnya sendiri, coba bandingkan dengan optimasi SEO pada situs tersebut, dengan strategi SEM. Apa dan bagaimana jadinya?

Optimasi SEO membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menarik calon konsumen, sedangkan SEM? Cukup 1 atau 2 hari ke depan, maka efeknya akan terasa 100% -- penjualan produk akan meningkat secara signifikan.

SEM Cocok untuk Bisnis Online


Penggunaan strategi SEM itu cocok untuk hal-hal yang berbau bisnis online. SEM tidak cocok apabila sobat hanya "menjual" konten unik dan menarik.

Contohnya? Blogroll atau Link Exchange.

Jadi, apabila di dalam situs sobat ada produk yang ingin diperjualbelikan, maka SEM cocok diterapkan pada situs tersebut.

Namun, apabila situs tersebut hanya berisi artikel-artikel biasa, lebih baik jangan gunakan strategi SEM. Apalagi sampai tukaran link (Link Exchange).

Jadi, itulah pengertian SEO dan SEM serta perbandingannya. Menurut sobat, pilih mana? Dan apa alasannya?

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama