Rumus Kehidupan di dunia -->

Iklan Kiri

Rumus Kehidupan di dunia

Samsul Arifin
Friday, January 04, 2019

RUMUS KEHIDUPAN DI DUNIA

 Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhuma- berkata;
 Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam memegang pundak ku seraya bersabda:

كُنْ فِي الدُّنيا كأَنَّكَ غَريبٌ، أو عَابِرُ سَبيلٍ .

"Jadilah engkau didunia seakan-akan sebagai seorang yang asing atau seorang yang singgah di suatu perjalanan."

 Lalu Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu (setelah menyebutkan hadits tsb) berkata:

 إِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَإِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاح، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ .

"Jika engkau berada dipagi hari maka janganlah tunggu waktu sore, dan jika engkau berada di sore hari maka janganlah tunggu pagi, pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan pergunakanlah kehidupanmu sebelum kematiannya."
 (HR. Bukhari (6146))

 Imam At Tirmidzi menambahkan:

وَعُدَّ نَفْسَكَ مِن أَهْلِ الْقُبُورِ .

"Persiapkanlah dirimu untuk menjadi penghuni kubur."
(Dishahihkan oleh Syeikh Al Albani dalam Shahih Sunan At Tirmidzi (2/272 no. 1092))

 Berkata Ibnu Rajab rahimahullah:

 و هذا الحديث أصل عظيم في قصر الأمل، وأنه لا ينبغي للمؤمن أن يتخذ هذه الدنيا وطنًا ومسكنًا، وإنما يكون حاله فيها كأنه على جناح سفر يهيئ جهازه للرحيل .

"Hadits ini adalah dasar yang sangat agung tentang masalah tidak panjang angan-angan, dan tidak sepantasnya bagi seorang mukmin untuk menjadikan dunia ini sebagai negeri menetap dan tempat tinggal, namun keadaannya hanyalah seperti seorang yang sedang bersinggah disafarnya untuk mempersiapkan perbekalan guna melanjutkan perjalanan."

 (Jami'ul 'Ulum Wal Hikam (377))